
|
Kujang - Identitas Senjatanya Orang Sunda
Minggu, 08 Juni 2014 @ 23.59 | 0 Comment [s]
Kujang
Kujang merupakan salah satu senjata yang menjadi identitas
masyarakat sunda. Nih kita sharing sedikit tentang kujang .
Senjata ini merupakan senjata tradisional asli tatar Sunda. Selain
sebagai senjata, kujang juga biasa digunakan sebagai alat pertanian, hiasan,
ataupun cindera mata. Senjata yang dibuat sejak abad 8 hingga 9 masehi ini
mulanya hanya digunakan orang-orang tertentu saja. Seperti kalangan Raja,
Prabu, agamawan, sesepuh, dan kalangan elit lainnya. Sehingga, Kujang dipercaya
memiliki nilai magis dan disakralkan oleh masyarakat Sunda saat ini.
Seiring perkembangan waktu, diperkirakan sejak abad ke-15 kujang
mulai digunakan oleh masyarakat biasa, baik sebagai senjata ataupun alat
pertanian. Bahkan, kegunaan kujang sebagai alat pertanian masih bisa kita
temui saat ini, seperti pada masyarakat Baduy di Banten, dan Pancer Pangawina
di daerah Sukabumi.
Para peneliti sejarah berpendapat bahwa kujang berasal dari kata
bahasa Sunda kuno kudihyang, yang merupakan penyatuan dua suku kata kudi
dan hyang. Kudi berarti senjata yang memiliki kekuatan sakti. Sementara
Hyang adalah sebutan lain untuk hal yang dituhankan, seperti Dewa dll. Namun
bagi masyarakat Sunda, sebutan hyang dianggap lebih tinggi derajatnya dari
Dewa. Sehingga bisa disimpulkan bahwa kujang bagi masyarakat Sunda merupakan
senjata yang memiliki kesaktian dan kekuatan yang berasal dari para Dewa
(Hyang).
Hingga kini kujang memiliki tempat khusus di kehidupan masyarakat
Sunda. Baik sebagai senjata ataupun sebagai lambang kehidupan yang memiliki
nilai filosofis sangat tinggi. Karena itu kujang kerap digunakan dalam lambang
komunitas, organisasi, bahkan pemerintahan, termasuk oleh pemerintah provinsi
Jawa Barat.
Bentuk kujang yang unik dan dinamis juga menjadi nilai seni
tersendiri. Sehingga banyak juga yang menyimpan kujang sebagai benda seni.
Bentuk kujang yang dinamis terwujud dalam bagian-bagiannya, yang terdiri dari:
Berdasarkan fungsinya, kujang diklasifikasikan kedalam empat jenis,
yaitu :
Berdasarkan bentuk bilah, kujang terklasifikasi kedalam beberapa
bagian, diantaranya:
1. Kujang Jago (menyerupai bentuk ayam jantan)
2. Kujang
Ciung (menyerupai burung ciung)
3. Kujang
Kuntul (menyerupai burung kuntul/bango)
4. Kujang
Naga (menyerupai binatang mitologi naga)
5. Kujang
Bangkong (menyerupai katak)
6. Kujang
Wayang
(Berbagai
Sumber, Gambar: galuhrahayujogja.wordpress.com , http://abahambu145.wordpress.com/)
|
The Disclaimer underlined, bold blockqoute
Navigations! Let's Talk!
The Credits! |